Terlibat Kecelakaan di Tol Soker, Satu Anggota DPRD Malang Jawa Timur Meninggal Dunia di Lokasi Kejadian, Dua Lainnya Luka Berat

TEPIANINDONESIA.COM-SRAGEN-Kecelakaan di jalan tol Ngawi-Solo, tepatnya wilayah Sragen KM 522 depan poll derek PT JSN kembali terjadi Jumat 13 November 2020 pukul 04.20 WIB. Kali ini menimpa anggota DPRD Malang Hariyanto (54), anggota Fraksi PDIP DPRD Kabupaten Malang.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, warga Dukuh Krajan RT 03 RW 01, Desa. Sumber Pasir, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, ini meninggal di lokasi kejadian setelah mengalami luka parah bagian kepala, patah leher dan bagian tubuh lainnya. Sementara, dua rekannya sesama anggota DPRD Malang hingga kini masih menjalani perawatan intensif di RSUD Dr Moewardi Solo.

Kedua rekan itu adalah pengemudi mobil, Amari (49), anggota DPRD asal Jalan Ters Wisnuwardhana RT 3/14 Ds. Mangliawan, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang. Ia mengalami cidera kepala dan dirawat di Moewardi Solo.

Sedangkan penumpang lainnya, Hari Sasongko (56) anggota DPRD asal Tambakrejo RT 05/02, Desa Tambaksari Kecamatan Tajinan, Malang hingga kini masih kritis. Ia mengalami luka kepala berat, laserasi kepala kiri atas dan patah tangan.

Ketiganya yang dikabarkan dalam perjalanan kunjungan kerja (kunker) itu menggunakan mobil Nissan Grand Livina bernopol N 478 BF.

Mobil warna putih itu menggasak truk tronton Hino bernopol G 1861 AE yang dikemudikan Tri Andi Wijoyo (39) asal Dukuh Babakan RT 03 RW 01, Desa Babakan, Kecamatan Kramat, Kendal.

Kecelakaan bermula ketika mobil rombongan DPRD Malang dan truk tronton itu sama-sama melaju dari arah timur atau Sragen menuju ke barat. Dengan posisi tronton di depan dan mobil rombongan DPRD itu di belakang.

Sesampai di lokasi kejadian, mobil mendadak hilang kendali dan menggasak bagian belakang tronton. Benturan keras membuat mobil Livina itu sampai masuk kolong tronton.

“Yang meninggal penumpang di sebelah kiri depan. Benar dia anggota legislatif Kabupaten Malang. Pengemudi dan satu penumpang di jok tengah belakang, saat ini dirawat di RSUD Moewardi Solo. Ketiganya anggota DPRD,” papar Kanit Laka Ipda Irwan Marvianto mewakili Kasat Lantas, AKP Ilham Syafriantoro Sakti.

Kecelakaan diduga dipicu oleh sopir mobil Livina kehilangan konsentrasi saat melaju di TKP. Diduga kuat, yang bersangkutan dalam kondisi mengantuk namun untuk kepastiannya saat ini masih dilakukan pendalaman.

Dari hasil olah TKP, polisi tidak menemukan adanya bekas pengereman. Saat ini jenazah anggota DPRD yang meninggal masih di kamar jenazah RSUD Sragen menunggu dijemput pihak keluarga.

“Kalau yang dua orang masih dirawat di RSUD Moewardi Solo,” tandasnya. (reporter: Huriyanto)