Siaga Erupsi Merapi, PCNU Kabupaten Boyolali Bentuk NU Peduli Merapi Buka Posko Induk dan Posko di Tiga Wilayah

TEPIANINDONESIA.COM-BOYOLALI-Persiapan penanganan bencana alam erupsi Gunung Merapi kian matang. Selain dari unsur pemerintahan, kini lembaga kemasyarakatan mulai membentuk posko dan relawan.

Seperti Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Boyolali, Selasa 17 November 2020. Melalui Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim (LPB-PI, PCNU Boyolali membuka posko induk di NU Center Desa Winong, Kecamatan Boyolali Kota.

Kemudian membuka posko wilayah di tiga kecamatan, yakni MWC Cepogo, MWC Selo, dan MWC Musuk. “Setelah terbentuk pengurus relawan, kami langsung menjalankan operasional di posko wilayah tiga tempat,” terang Ketua NU Peduli Merapi Subekan, Rabu 18 November 2020.

Dikatakan, sejak Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta menetapkan kenaikan aktivitas Gunung Merapi dari Waspada Level II ke Siaga Level III, pihaknya terus melakukan koordinasi. Sebab, jika sewaktu-waktu terjadi erupsi, membutuhkan penanganan teknis di lapangan.

“Penanganan teknis ini dibutuhkan relawan banyak. Mulai yang bertugas membantu evakuasi, penyedian logistik, persiapan operasional posko dan lainnya. Maka setiap bidang di relawan NU Peduli Merapi sudah komplit,” tegasnya.

Unsur relawan yang dimasukan dalam struktur yakni perwakilan dari lembaga NU dan Banom. Mereka ditugaskan ada yang masuk tim evakuasi, keamanan, dapur umum, dan penanganan pengungsi di pengungsian. “Langkah ini sebagai wujud NU ada di masyarakat, dan siap dalam penanggulangan bencana alam,” kata dia. (wan)