Lima Pegawai DPMPTSP Sragen Positif Covid-19, Ini Langkah Pemkab Sragen

TEPIANINDONESIA.COM-SRAGEN-Covid 19 terus meluas di Sragen. Kali ini virus corona atau Covid 19 menyerang pertahanan Kantor Dinas Penanaman Modal dan Perijinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sragen.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, terdapat lima orang pegawai kantor pelayanan DPMPTSP dinyatakan positif Corona. Akibatnya bebeerapa hari kedeoan tutup selama 10 Hari.

Tidak hanya itu, ada pula PNS lain yang terjangkit Covid-19. Diantaranya dua PNS dari kecamatan Sumberlawang, satu PNS kecamatan Gemolong, serta satu PNS dan dua non PNS dari Kecamatan Mondokan.

Pada Wartawan, Sekretaris Daerah (Sekda) Sragen Tatag Prabawanto menyampaikan terkait kondisi terkini, kantor DPMPTSP saat ini sementara tidak beroperasi. Sedangkan kantor kecamatan tetap beroperasi dan memberikan pelayanan. Tetapi semua pegawai dilakukan contact Tracing atau pelacakan penularan kontak.

”Kita contact tracing juga di DPMPTSP, mayoritas negatif covid-19. Tapi tetap perlu isolasi mandiri dahulu,” ujar Tatag pada Jumat 27 November 2020.

Lantas kantor DPMPTSP Sragen mulai tutup sejak Jumat (27/11) kemarin hingga 10 hari atau direncakan buka pada Senin (7/12) mendatang. Dia menyampaikan saat ini sudah dilakukan contact tracing. ”walau bagaimana juga kita sekarang ini sudah dikelilingi virus Corona. Penularan juga tidak bisa diketahui. Bisa jadi dari warga waktu pelayanan, atau mungkin dari luar kantor,” terang Tatag.

Dia menyampaikan untuk pelayanan DPMPTSP juga terus berjalan secara daring. Apalagi Pelayanan saat ini sudah online Single Subsystem (OSS). ”Misal jika perlu konsultasi bisa lewat telepon atau whatsapp,” ujarnya.

Sementara Kepala DPMPTSP Sragen, Tugiyono membenarkan kantor pada Jumat (27/11) tutup sementara. Selain itu untuk petugas yang ada di kantor sudah dilakukan contact tracing. ”Sudah di tracing, yang kontak erat di swab,” terangnya.

Perkembangan kasus Covid-19 di kabupaten Sragen Jumat (27/11) terdapat kasus akumulatif positif sebanyak 1.335 kasus. Sementara pasien yang sembuh mencapai 940 orang. Sedangkan pasien yang meninggal sebanyak 58 orang.

Penambahan pasien positif sebanyak 11 orang. Sedangkan pasien sembuh sebanyak 18 orang. Untuk Pasien meninggal bertambah 1 orang. Pasien yang dirawat saat ini sebanyak 337. (reporter: Huriyanto)