SERTIJAB: Letkol Inf Ade Afri Vernandiex Jabat Komandan Yonif Raider 408 Suhbrastha Sragen

TEPIANINDONESIA.COM-SRAGEN-Letkol Inf Ade Afri Vernandiex resmi menjabat Komandan Yonif Raider 408 Suhbrastha Sragen. Ade resmi menjabat setelah prosesi serah terima jabatan yang digelar di Mako Yonif 408, Selasa 8 Desember 2020.

Letkol Inf Ade Afri Vernandiex menggantikan Letkol Inf Yefta Sangkakala. Prosesi pisah sambut atau prosesi sertijab digelar dengan mengedepankan protokol kesehatan covid-19.

Dalam serah terima jabatan baru tersebut dilantik dan dikukuhkan langsung oleh Danrem 074 Warastratama Surakarta, Kolonel Inf Rano Tilaar.

Sementaara itu, dalam sambutannya, Danrem Kolonel Inf Rano Tilaar menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan pengabdian yang diberikan Letkol Yefta selama mengemban tugas di Yonif 408.

Ia berharap pengalaman tugas berharga itu dapat dimanfaatkan sebaik mungkin guna mengemban tugas lebih lanjut sebagai Dandim 0731/Kulonprogo Korem 072/Pamungkas.

“Selanjutnya kepada Letkol Inf Ade Afri Verdaniex, saya sampaikan selamat atas jabatan baru sebagai Danyonif Raider 408/Suhbrastha. Selaku pejabat baru, segera beradaptasi terhadap lingkungan satuan, pahami tugas dan tanggung jawab sebagai Danyon, serta berusaha menjalin koordinasi dengan satuan yang ada diwilayah Korem 074/Warastratama guna mendukung tugas pokok satuan,” jelasnya.

Selain itu, Danrem meminta kepada Danyon yang baru agar segera mengenali kondisi dan situasi aspek kehidupan masyarakat sekitar markas.

Sehingga dapat menentukan langkah pembinaan satuan yang senantiasa selaras dengan lingkungan markas berada.

“Tingkatkan kinerja dan nama baik satuan ini yang meliputi berbagai aspek kehidupan prajurit termasuk disiplin, jiwa korsa. Kemudian semangat pengabdian dan jiwa juang, profesionalisme keprajuritan, soliditas dan solidaritas satuan serta aspek keimanan dan ketaqwaan,” bebernya.

Danrem juga menekankan tujuh poin penting dalam pelaksanaan tugas di satuan Yonif 408 maupun di jajaran TNI.

Tujuh poin itu meliputi yang pertama memegang teguh Netralitas TNI di Pilkada 2020 yang akan dilaksanakan esok hari tanggal 9 Desember 2020.

Kedua, melakukan pemetaan situasi politik dan daerah konflik. Ketiga diminta mengutamakan upaya pencegahan persuasif dalam penanganan konflik.

“Antisipasi jangan sampai muncul menjadi gangguan nyata. Keempat, kolaborasi dengan semua elemen masyarakat. TNI harus menyatu dengan Polri dan rakyat, untuk melakukan langkah- langkah antisipasi,” terangnya.

Kelima, dipesan jaga kebersamaan, sinergi dan soliditas, antara TNI-Polri dari tingkat atas sampai level bawah, sampai tingkat Polsek dan Koramil.

Keenam, memegang teguh prinsip kesatuan komando, dan loyalitas tegak lurus serta sejahterakan anak buah. “Dan poin ketujuh, selalu ikuti perkembangan global yang berubah dengan cepat dan kompleks serta penuh dengan resiko,” ujarnya. (reporter: Huriyanto)