Viral…! Sate Ayam Seharga Seribu Rupiah di Sragen Jawa Tengah

TEPIANINDONESIA.COM-SRAGEN-Viral…! Sate ayam harga seribu rupiah di Gemolong, Sragen, Jawa Tengah. Promosi unik dan menarik pedagang kaki lima ini.

Terlihat satu buah grobak sate ayam bersandar di salah satu pos ronda. Grobak sate tersebut adalah milik Purnomo Fitriyono (24) Gemolong Rt 4, Rw 2, Kecamatan Gemolong, Kabupaten Sragen, Provinsi Jawa Tengah.

Purnomo sehari-hari berjualan sate ayam dibantu sang istri bernama Eyva Surya Astrika (23), sate ayam dan jeroan sapi di lapak Purnomo dan Eyva menarik banyak orang yang melintas di depan lapak mereka, pasalnya Purnomo dan istri memasang spanduk MMT yang bertuliskan “Sate Ayam Serba 1000 ” banyak masyarakat yang tertarik akan promosi sate ayam harga 1000 rupiah yang mereka tawarkan.

Tapi eh tapi, rupanya sate ayam harga seribu rupiah ini adalah trik promosi sate ayam Purnomo untuk menarik pengunjung datang ke lapak miliknya. Sate ayam 1000 rupiah yang dimaksud adalah sate dengan 1 tusuk daging ayam.

Jadi jika kita membeli sate lima ribu rupiah maka kita akan mendapat 5 tusuk sate ayam, sementara jika pembeli menginginkan tambah lontong maka mereka juga harus tambah uang, seperti yang dilakukan oleh Pendi Setiawan (26) warga Girimargo, Kecamatan Miri, Sragen. Ia membeli sate ayam milik Purnomo dengan memberikan uang sepuluh ribu rupiah, ia mendapatkan 8 sampai 9 tusuk sate ayam + Lontong.

“Iya datang kesini penasaran, sama promo sate ayam harga Rp.1000 rupiah ini, ini tadi beli sepuluh ribu dapat sate sama lontongnya. Kalau rasanya sih sama dengan sate-sate pada umumnya, tapi ini ada sedikit berbeda rasanya lebih enak dan dagingnya empuk,” kata Pendi pada wartawan, Minggu 3 Januari 2021.

Pendi Setiawan juga menyampaikan, baru pertama kali mencoba sate harga seribu rupiah yang ada di Gemolong Sragen, awalnya ia ragu dengan harga yang di pasang namun setelah membeli rasa penasaran telah terobati.

“Ini tadi mencoba satu porsi dulu makan di tempat, eh rasanya enak ya saya nambah lagi satu bungkus untuk di bawa pulang, jadi saya beli 20 ribu disini,” ujar Pendi.

Awal mula ide promosi sate ayam harga seribu rupiah ini bermula dari Eyva Surya Astrika istri Purnomo, ia memasang harga seribu rupiah guna menarik minat pembeli. Pernyataan itu disampaikan Purnomo disela-sela melayani pembeli yang sedang antri membeli sate,”Iya awal mula ide sate ayam harga seribu rupiah dari istri saya, jualan baru satu minggu ini. Ini karena efek pandemi mas nyari yang murah, praktis dan menarik,” ujarnya.

Purnomo juga mengatakan ia buka jualan date dari jam 2 siang sampai 9 malam di depan Pos Kampling Kelurahan Gemolong Rt 4, Rw 2, Kecamatan Gemolong, Kabupaten Sragen, Provinsi Jawa Tengah. Lebih tepatnya utara taman Edupark Gemolong kurang lebih 600 meter.

“Sebelumnya juga pernah jualan sate ayam tapi ikut orang di daerah Klego, Boyolali dan sekarang buka sendiri disini pakai resep nenek saya dari Sukoharjo, alhamdulillah ramai dan lancar mas jualannya. Disini tersedia sate ayam, usus ayam, koyor sapi, babat sapi, kikil sapi dan lontong, masyarakat bisa mampir kesini buka setiap hari,”ujarnya. (reporter: Huriyanto)