Syukuran Buka Warung Apung di Waduk Kedungombo Sragen, Warga Grobogan Ini Bagikan Sembako

TEPIANINDONESIA.COM-SRAGEN-Peduli terhadap masyarakat pinggiran Waduk Kedungombo (WKO), pengusaha warung apung asal Gundi, Kabupaten Grobogan ini bagikan paket sembako. Pembagian sembako kepada masyarakat Dukuh Boyolayar, Desa Ngargosari, Kecamatan Sumberlawang, Sragen, Jawa Tengah, ini di atas warung apung miliknya.

Sasaran bantuan diberikan kepada puluhan lanjut usia (lansia) dari beberapa rukun tangga (RT) di Boyolayar. Kegiatan sosial tersebut sebagai bentuk syukuran atas dibukanya warung apung ikan bakar madu dan pemancingan serta sebagai bentuk menyambut bulan suci Ramadan 1442 H/2021.

Abdurahman Sarwito (42), pemilik warung apung mengatakan, pembagian paket sembako di warung apung Jati Songo A & A sebagai bentuk syukuran. Selain itu juga dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan.

“Ini sebagai bentuk syukuran sudah dibukanya warung apung Jati Songo. Adanya warung ini bisa jadi daya tarik wisata. Selain itu bisa jadi berkah masyarakat sekitar, baik bekerja di warung apung maupun buka parkiran,” katanya, Rabu 14 April 2021.

Sarwito menyampaikan, warung apung Jati Songo A & A merupakan warung apung yang mengangkat potensi masyarakat sekitar. Selain itu, warung apung bisa mendukung desa wisata yang menjadi program pemerintah.

Selain mengenalkan ikan bakarnya yang enak, warung ini juga menyediakan menu yang belum ada di warung apung lain. Me ada ikan bakar madu, lobster saus asam manis, lele dan lain-lain. Pihaknya menyediakan pemancingan, sehingga masyarakat nanti bisa berwisata mancing dan makan ikan bakar di lokasi.

“Kami nanti akan membuka selebar-lebarnya produk olahan masyarakat Boyolayar ikut kami pasarkan di warung apung. Misalnya keripik ikan teri, keripik singkong, tempe dan lainnya. Silakan dibawa ke warung apung nanti bisa kita ikut angkat penjualannya,” ujar dia.

Berdirinya warung apung ini akan terus digelar kepedulian terhadap masyarakat sekitar setiap beberapa bulan atau satu tahun sekali. Kegiatan ini sudah sering dilakukan setiap tahun di wilayah Gundi. Nantinya akan dilakukan juga di wilayah Boyolayar Ngargosari. Mohon doanya,” kata Sarwito.

Terpisah, Kepala Desa Ngargosari Sriyono mengapresiasi positif atas berdirinya warung apung yang peduli dan mempekerjakan masyarakat sekitar. “Alhamdulillah sudah membantu warga saya. Warga saya yang disantuni di Boyolayar RT 26, 27, 28, 29 yang sudah lanjut usia,” jelasnya.

Pihaknya berharap dengan adanya usaha warung ikan bakar dan potensi desa wisata di Boyolayar. Kemudian mampu mendongkrak ekonomi desa, Sehingga secara tidak langsung, warganya terbantu bisa bekerja, baik tukang parkir dan sebaginya.

“Harapan saya sebagai kepala desa Ngargosari saya berharap dan mengharapkan pengusaha-pengusaha selalu peduli pada masyarakat sekitar, baik bantuan secara langsung maupun tidak langsung,” ujarnya. (reporter: Huriyanto)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *