Tragis, Diduga Depresi Sakit-sakitan, Seorang Pria di Sragen Ini Nekat Tabrakkan Diri Kereta Api

TEPIANINDONESIA.COM-SRAGEN-Diduga gara-gara depresi sakit-sakitan, Paiman, 48, warga Dukuh Bangunrejo, Desa Saradan, Kecamatan Karangmalang, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah nekat nabrakan diri ke kereta api Bangunkarta jurusan Surabaya-Jakarta. Peristiwa ini di wilayah Rel Kereta jalur Sragen – Masaran KM 234 Dukuh Bangunrejo Rt 13, Desa Saradan, Rabu 26 Mei 2021.

Berdasarkan keterangan sejumlah warga, Korban memiliki permasalahan yang cukup berat. Lantaran dirinya menderita sakit paru-paru dalam waktu yang cukup lama. Lantas korban juga diceraikan oleh isterinya. Korban sendiri sempat tinggal di ibukota untuk mencari nafkah.

Lantaran sakit dan tidak memiliki pekerjaan, lantas korban memilih pulang ke kampung halaman. Selain itu. Di rumah ibunya, Parti, 70 juga mengalami sakit stroke. Lantas saudaranya Sadiyem, 59, bekerja sebagai buruh serabutan.

Beberapa hari sebelum memilih mengakhiri hidupnya, korban tidak mau makan. Hingga akhirnya menabrakkan diri saat kereta api melintas. Kapolsek Karangmalang, AKP Supadi mewakili Kapolres Sragen AKBP Yuswanto Ardi membenarkan kejadian tersebut.

”Korban meninggal dunia tertabrak Kereta Api tersebut dikarenakan bunuh diri yang disebabkan karena depresi. Saat ini korban dibawa di RSUD Soehadi Prijonegoro Sragen yang selanjutkan diserahkan kepada pihak keluarga,” jelasnya (Huriyanto)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *