Bupati Boyolali M. Said Hidayat Launching Ekowisata Bukit Wonopotro Desa Blumbang, Kecamatan Klego, Bupati Sebut “Boyolali Metal”

BOYOLALI TEPIANINDONESIA.COM – Bupati Boyolali M. Said Hidayat meresmikan dan sekaligus launching desa wisata ekowisata bukit wonopotro, Desa Blumbang, Kecamatan Klego, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Selasa 30 November 2021 siang.

Setelah sekian lama dinanti-nantikan akhirnya orang nomor satu di kota Boyolali berkunjung dan meresmikan potensi desa wisata di kawasan kecamatan Klego yang di beri nama Bukit Wonopotro.

Namun, di tengah-tengah kunjungannya, M.Said Hidayat disambut dengan berbagai menu kuliner khas Klego dan olahan daging kambing dan sapi di Griyo Sate Glagahombo, yang mana sudah terkenal hingga Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi ).

Dalam sambutanya di depan ratusan tamu undangan yang hadir di Bukit Wonopotro, bupati Boyolali M. Said Hidayat menyampaikan sangat terpesona akan potensi wisata di Desa Blumbang, menurutya potensi yang ada harus terus dikembangkan dan harus dikenalkan ke masyarakat luas.

“Tentunya dengan launching bukit wonopotro ini menjadi tempat yang begitu nampak indah hebat seperti apa yang kita rasakan hari ini, semoga ini dapat memberikan satu tambahan khasanah, kekayaan hayati yang harus terus kita jaga, karena perlu ada yang kita tinggalkan pada generasi berikutnya, perlu kita jaga kekayaan yang ada di bukit wonopotro ini,” jelasnya.

Ditemui disela-sela kunjungan mengatakan dengan di Launching bukit wonopotro di desa Blumbang berkat kerjasama seluruh masyarakat, pemerintah Boyolali serta dari Pertamina.

“Kami atas nama pemerintah kabupaten Boyolali terimakasih pada seluruh pemerintahan blumbang ini dan semua pihak terkait dalam upaya dukungan pembangunan dan pengembangan bukit wonopotro menjadi ekowisata,” terangnya.

M. Said juga berharap dengan potensi yang ada akan mengangkat desa akan lebih maju dan berkembang.

“Harapan kita kedepan ini dengan kekayaan lokal kita mampu terbangun satu titik atau obyek pengembangan kepariwisataan seperti hari ini kita lihat harapannya di Boyolali mampu memahami seberapa kayanya kabupaten Boyolali dengan kekayaan hayati yang ada, sisi lain pengembangan penangkaran rusa saya rasa juga akan memberikan satu pembelajaran bagi anak anak kita tentang kekayaan hewani akan menumbuhkan rasa kecintaan terhadap daerah atas kekayaan lokal kita,” bebernya.

Sisi lain, M.Said juga sempat mengenalkan salah satu produk ungulan berupa wedang secang. Menurut bupati Boyolali wedang secang sangat khas dan sangat bagus bagi tubuh apa lagi ditengah situasi pandemi saat ini.

“Iya saya kira tadi ada beberapa prodak-prodak lokal seperti wedang secang, minyak kelapa dan sebagainya bahkan tadi sebelum naik kesini disajikan begitu lengkapnya kekayaan rasa khususnya dari klego ini ada sate, gule dan bermacam-macam yang aromanya sampai Jabodetabek, ini harus kita dorong akan kekayaan kita kembangkan sebagai obyek tujuan wisata agar lebih baik kedepan dan meningkatkan peran serta masyarakat membangkitkan perekonomian dalam situasi pandemi covid kita harus bekerja sama, selogan Boyolali adalah metal, yaitu melangkah bersama, menata bersama dan penuh totalitas, inilah yang akan memberikan energi positif bagi kita semua untuk membangun Boyolali,” ujarnya.

(Huriyanto)

Leave a Reply

Your email address will not be published.