Dihadiri Anggota DPRD Jateng, Pendamping Desa Kecamatan Banyudono Boyolali Fasilitasi Diskusi Kelompok Musrenbang Kecamatan

BOYOLALI-Pendamping Desa Kecamatan Banyudono, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, mendampingi dan memfasilitasi pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Banyudono, 9 Februari 2022. Musrenbangcam menentukan usulan prioritas kegiatan melalui APBD Kabupaten Boyolali yang akan dimasukkan anggaran tahun 2023.

Hadir pada kesempatan tersebut Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah Sarno, SE dan perwakilan anggota DPRD Kabupaten Boyolali. Selain itu juga dihadiri Kepala Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP3D) Kabupaten Boyolali Syawalludin, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermasdes) Kabupaten Boyolali Julius Bagus Triyanto.

Kemudian hadir perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Boyolali yang masuk tim monitoring musrenbangcam, Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Banyudono, kepala Puskesmas, kepala desa Se-Kecamatan Banyudono, Pendamping Desa, Pendamping Lokal Desa, pendamping PKH, TKSK dan perwakilan delegasi desa dari 15 desa se-Kecamatan Banyudono.

Dalam sambutannya, Camat Banyudono Jarot Purnama mengatakan, musrenbangcam tetap dijalankan untuk menghimpun usulan prioritas kegiatan. Lantaran masih kondisi pandemic Covid-19, maka pelaksanaan tetap menggunakan protokol kesehatan (prokes). “Tapi tidak mengurangi substansi pelaksanaan musrenbang itu sendiri,” tuturnya.

Undangan yang disebar untuk musrenbangcam sebanyak 90 orang. Maka dibagi menjadi dua tempat, yakni di Aula S. Paryanto, SH, MH dan Pendapa Kecamatan Banyudono. Langkah ini diambil untuk menekan penyebaran virus Covid-19.

Kepala BP3D Kabupaten Boyolali Syawalludin mengatakan, pelaksanaan musrenbangcam dalam rangka menyerap kegiatan prioritas yang akan dibawa ke musrenbang kabupaten. “Usulan kegiatan yang diprioritaskan lebih mementingkan kepentingan umum, khususnya masyarakat,” terangnya.

Sementara itu, acara dilanjutkan dengan diskusi kelompok bidang, yakni ada tiga bidang. Untuk bidang ekonomi masing-masing kelompok mengusulkan tiga kegiatan, sosial dan budaya lima kegiatan, dan infrastruktur tujuh kegiatan. Diskusi bidang tersebut didampingi dan difasilitasi oleh pendamping desa tingkat kecamatan dan desa di Kecamatan Banyudono.

“Setelah diskusi berlangsung dilanjutkan pleno penyampaian hasil prioritasi kegiatan untuk dijadikan dokumen pelaksanaan Musrenbang Kabupaten Boyolali,” kata Koordinator Kecamatan (Korcam) Pendamping Desa Kecamatan Banyudono Lilik C.W. (Lilik C.W.)

Leave a Reply

Your email address will not be published.