SMK N 1 Kedawung Punya Bengkoang Raksasa Dipamerkan di KTNA Sragen The Exporience 2022, Ini Penampakannya…

TEPIANINDONESIA.COM-SRAGEN-Pameran KTNA Sragen The Exporience 2022 mendadak heboh Sabtu 30 Juli 2022. Kegiatan yang berlangsung di gedung Sasana Manggala Sukowati (SMS) ini muncul bengkoang raksasa di salah satu stand pameran.

Ya, usut punya usut, bengkoang raksasa dengan berat 16 kilogram tersebut milik sekolah pertanian yakni SMK Negeri 1 Kedawung. Puluhan pengunjung acara KTNA Expo nampak terkagum-kagum melihat buah yang ukurannya tidak lazim tersebut.

Bahkan banyak masyarakat berbondong-bondong menggendong dan mengangkat untuk foto selfie. Tidak sedikit yang langsung mencoba mencicipi buah bengkoang raksasa yang dipamerkan di acara tersebut.

Tatik (50), salah satu pengunjung asal Margoasri, Desa Puro, Kecamatan Karangmalang, Sragen mengatakan, baru kali ini melihat dan menggendong bengkoang yang ukurannya raksasa. “Iya baru kali ini saya tahu ada bengkoang sebesar ini. Tadi saya juga sudah mencicipi buahnya dan rasanya enak ada manis-manisnya dan seger kayak bengkoang pada umumnya,” kata Tatik.

Ia mengatakan sempat mau pingsan pertama kali melihat buah bengkoang super, bahkan dirinya baru tau seumur umur bengkoang super. “Sak umur umur sampai tua ini baru tau ada bengkoang sebesar ini mas, bahkan di sragen maupun di Indonesia baru di sragen yang ada kayak gini,” bebernya.

Sementara itu, Sri Rahayu, salah satu petugas jaga stand pameran milik SMK N 1 Kedawung ditemui wartawan mengatakan, bengkoang raksasa yang diberi nama “Bengkoang Super” baru satu tahun dibudidayakan dan dikembangkan di sekolah tersebut.

“Bibit awal mula dari daerah Malang Jawa Timur lalu dikembangkan di SMK Kedawung,” ujar perempuan yang biasa dipanggil Mbak Yayuk Yaco, ini.

Adanya bengkoang raksasa di SMKN 1 Kedawungtersebut tak lepas dari campur tangan Sudarman, seorang pensiunan guru sekolah setempat. “Awalnya bibit itu dari temannya Bapak Sudarman yang sampai sekarang masih peduli walaupun sudah purna,” bebernya.

Mbak Yayuk juga mengatakan, selama budidaya buah bengkoang super tidak ada perawatan khusus. “Memang bibitnya sudah sukun atau super, ini ditanam sampai panem ada enam bulan. Selama enam bulan ditanam di tanah SMK hasilnya mengejutkan” ujar dia. (Huriyanto)

Leave a Reply

Your email address will not be published.