Efek Kenaikan Harga BBM, Harga Kebutuhan Pokok di Sragen Mulai Merangkak Naik

TEPIANINDONESIA.COM-SRAGEN-Sejumlah harga bahan pokok di Pasar Bunder Sragen mulai mengalami kenaikan harga. Hal ini dipengaruhi usai presiden Jokowi ( Joko Widodo ) mengumumkan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) naik.

Pantauan di lapangan, sejumlah bahan pokok terutama cabai mengalami kenaikan cukup drastis.
Hal itu disampaikan langsung oleh Yuliatman, salah satu pedagang cabai di pasar bunder Sragen, menurutnya kenaikan di pengaruhi gara gara harga BBM naik.

“Semua melonjak, mulai dari rawit merah panjang 40 ribu sekarang 50 ribu, cabai keriting 60 ribu jadi 80 ribu, merah besar 38 jadi 58 ribu, rawit putih 19 ribu jadi 26 ribu,” kata Yuliatman, Selasa 6 September 2022.

Ia membeberkan kenaikan harga cukup drastis sejak diumumkan harga BBM naik beberapa waktu lalu oleh presiden Jokowi.

“Soalnya kebutuhan kendaraan yang membawa itu udah naik, jadi mau ngak mau pengirim kalau ngak cucuk pengirim ya ngak mau kirim, biasanya jual 1 ton sekarang hanya bisa jual 6 kwintal mas,” bebernya.

Tidak hanya itu, harga tepung gandum juga ikut mengalami kenaikan.
Hal itu disampaikan langsung oleh bu Dalim salah satu pedagang tepung di pasar bunder Sragen.

“Naik mas, dari sana udah 110 satu dus, kalau ecer 1 kg saya jual 11 ribu rupiah,” jelasnya.

Sedangkan untuk harga beras juga ikut mengalami kenaikan harga, salah satunya disampaikan oleh Windarti (48) warga Sine Sragen.

” Iya berdampak ke penjualan beras mas, beras inikan diangkut pakai kendaraan besar lha bbm udah naik ya otomatis beras naik,” kata Windarti.

Windarti juga membeberkan, untuk harga beras di Sragen pasca kenaikan BBM.

“Yang 64 super biasanya 10 ribu jadi 10500, ketan putih 12 ribu jadi 14 ribu, ketan hitam 14 ribu menjadi 15 ribu, kacang hijau 19 ribu sekarang menjadi 23 ribu, harapanya segera ada pemulihan harga dari pemerintah,” harapnya.

Rus Samidi selaku pedagang bahan pokok juga mengatakan untuk saat ini harga mulai merangkat naik yakni bawang merah.

“Bawang merah saat ini 30 ribu dari 22 ribu, gula pasir 13 ribu, gula jawa yang bagus 20 ribu, bawang putih 25 ribu, telor ayam 28 ribu, bawang goreng 1 kg 65 ribu, yang lain masih standard mas, tapi ngak tau ya nanti kedepannya kalau ada kenaikan, soalnya juga baru kemarin bbm dinaikan oleh pak Jokowi,” bebernya.

Untuk daging sapi di pasar bunder sementara masih standard belum ada kenaikan harga, disampaikan langsung oleh Warsiti (49) menurutnya dagung sapi masih normal.

” Daging sapi masih biasa mas, untuk yang super 120 ribu untuk yang biasa 100 ribu tapi banyak gajehnya, harga masih tetap belum terpengaruh dari kenaikan BBM,” ujarnya. (Huriyanto)

Leave a Reply

Your email address will not be published.