Petik Jambu Air Sepuasnya di New Wisata Alam Banaran Sragen, Dateng Yuuukkkk…

TEPIANINDONESIA.COM-SRAGEN-Potensi desa di wilayah Sragen timur kembali menawarkan keindahan alam dan hasil buminya. Yakni terdapat lokasi wisata berbasis kebun buah jambu air di Dukuh Sumberagung, Desa Banaran, Kecamatan Sambungmacan, Kabupaten Sragen.

Kebun buah Jambu Banaran kembali dibuka. Lokasinya dapat dijangkau hanya 20 menit dari Alun-Alun Sragen. Kebun yang dengan luas tujuh ribu meter adalah milik Widodo (42), terdapat ribuan pohon jambu air dengan berbagai jenis yang siap panen.

“Di sini ada beberapa jenis jambu air yakni madu deli hijau, jambu air dalhari dan jenis Taiwan super green. Tapi yang saat ini produksi dan menjadi andalan kami adalah jambu air madu deli hijau, rasanya sangat manis dan renyah serta tidak ada bijinya,” kata Widodo, Minggu 11 September 2022.

Selain menawarkan hasil kebun, Widodo juga menyampaikan selain wisata petik buah jambu juga menawarkan foto selfie. “Di sini selain petik jambu sepuasnya juga bisa untuk foto selfie, alasan dikembangkan kebun jambu di Sragen timur karena komoditas buah itu relatif jarang dibudidayakan di Sragen dan sekitarnya,” bebernya.

Selain jadi wisata keluarga, kebun jambu air juga bisa menjadi tempat belajar membudidayakan jambu, tidak hanya itu kebun milik Widodo juga menyediakan berbagai jenis bibit buah buahan.

“Saya rintis ini karena kita sering studi banding kebun buah ke luar Sragen dan Sragen hanya jadi penonton saja. Lalu saya punya gagasan kenapa tidak menciptakan sendiri. Akhirnya saya sewa lahan dan merintis kebun buah jambu air ini dan berbuah luar biasa, kami juga menyediakan bibibit,” ujarnya.

Sementara untuk harga jambu air banaran Sragen dibanrol Rp 40000 perkilo, dan pengunjung bisa petik dan makan langsung ditempat, maupun dibawa pulang.

Dwi Prihatin (25) salah satu pengunjung asal Kalijambe menyampaikan sangat tertesan dan terpesona melihat kebun jambu air Banaran.

“Iya karena saya suka jambu air dan apa lagi disini jambunya besar besar dan manis apa lagi bisa memilih sendiri serta petik sendiri dari pohonya sangat fres sekali, saya kesini sama suami dan anak,” ujar Dwi.

Hal senada juga diungkapkan oleh Khoiri (35), salah satu pengunjung asal Tanon Sragen. Ia mengaku datang ke kebun jambu banaran melihat postingan berita di media sosial (Facebook).

“Saya taunya dari media sosial, penasaran akhirnya datang kesini bareng keluarga saya, untuk harga jambunya juga terjangkau,”ujarnya. (Huriyanto)

Leave a Reply

Your email address will not be published.