Polres Sragen Ungkap Delapan Kasus Selama Operasi Sikat Jaran Candi 2022, Amankan Enam Tersangka

TEPIANINDONESIA.COM-SRAGEN-Jajaran Polres Sragen berhasil mengungkap delapan kasus selama Operasi Sikat Jaran Candi 2022. Enam tersangka berhasil diamankan beserta barang buktinya. Hal ini terungkap dalam rilis bersama Operasi Sikat Jaran Candi 2022 se Eks Karesidenan Surakarta di Mapolresta Surakarta, Senin 26 September 2022.

Wakapolres Sragen Kompol Iskandar menyampaikan, delapan kasus tersebut tiga di antaranya target operasi (TO), sedangkan lima kasus non TO. Delapan Kasus tersebut dua di antaranya yakni pengungkapan sindikat spesialis pembobol minimarket. Di mana di Sragen ada dua kasus yang pelakunya ditangkap oleh Polres Klaten.

“Tadi disampaikan dari Polres Klaten. Jadi ada dua TKP itu kejadian yang membobol minimarket itu TKP di Sragen ada dua , selanjutnya di wilayah Klaten,” jelasnya Kompol Iskandar.

Adapun modus operandi yang dilakukan sindikat itu dengan melubangi dinding minimarket dengan linggis dan bor tangan. Sebelum akhirnya komplotan tersebut menguras isi di toko waralaba yang disasar.

“Motif melubangi dinding. Dia (sindikat) survei dulu melihat situasi dan kondisi yang agak sepi dan dilakukan pembobolan. Jadi pembobolan malam hari satu jam bisa membobol minimarket itu,” beber wakapolres.

Sedangkan 6 kasus lainnya adalah pencurian dengan pemberatan (Curat) dengan sasaran sepeda motor. Dari enam pelaku curat itu satu di antaranya residivis curanmor yang juga pelaku pembakaran rumah janda cantik Asih Dewi Lestari di Bendo, Kecamatan Sukodono, Sragen pada Rabu 10 Agustus lalu.

Pelaku Zubairi Bin Sani (29) dalam melakukan aksinya membakar rumah kekasihnya, Asih, menggunakan motor Vario yang merupakan hasil curian di obyek wisata Gunung Kemukus Kecamatan, Sumberlawang.

“TSK pembakaran rumah ada kaitannya (pelaku curanmor), tapi masih kita dalami. Zubairi ini dua kali (melakukan aksinya) dua Lokasi,” ungkap Kompol Iskandar.

Pengungkapan kasus curanmor Honda Vario Nopol AD 2898 DT ini merupakan target operasi. Zubairi sudah dua kali melakukan aksi curanmor sebelum terbelit kasus pembakaran rumah kekasihnya.

“Curanmor Motor Vario diawali ungkap Kasus TO pertama, itu ungkap Vario merah tersangka Zubairi dan Megapro di Sumberlawang. Itu sudah dua tahun kemarin. Masuk residivis,” imbuh IPDA Heri Wibowo Kanit 1 Satreskrim Polres Sragen.

Sementara itu, sesuai rilis perkara, Wakapolres Sragen menyerahkan barang bukti kendaraan hasil curian yang berhasil diamankan.

Salah satu pemilik motor yang motornya kembali adalah Irnawan (43) warga Ngringo Jaten Karanganyar. Dia mengaku, motor Vario miliknya hilang saat bekerja di Obyek wisata Kemukus. Dirinya senang kini kendaraannya bisa kembali di tangan setelah ditemukan Polisi dari Operasi Sikat Jaran Candi 2022.

“Kronologi saat saya loading properti di Kemukus, motor saya parkir di warung makan. Saat saya pulang jam 02.00 dini hari, motor saya hilang. Kejadian 13 bulan kemarin,” jelasnya. (Huriyanto)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *